Kamis, 03 November 2016

#UPERP8T06C Review Modul Warehouse

Hallo semua :)



Pada postingan kali ini saya akan mereview mengenai salah satu link yang berhubungan dengan Modul Warehouse Management.
Link: http://sumaiyafaridi.blogspot.co.id/2014/07/odoo-wms-warehouse-management-system.html

Beberapa fitur yang terdapat pada Modul Warehouse:
  1. All operation:  menujukkan semua aliran kegiatan yang terjadi di dalam gudang. Menunjukkan rantai pasokan dimana barang yang ada di warehouse kemudian berpindah dimulai dari barang diterima, barang disimpan, hingga barang dikirim.
  2. Current inventory Valuation: menampilkan berap jumlah barang beserta nilai persediaan (harga satuan barang dikali jumlah barang).
  3. Inventory Adjustment: berisi lembar untuk mencatat jumlah persediaan agar bisa di awasi kebenaraannya, yaitu apakah pencatatan sudah sesuai seperti yang ada di dalam catatan manual.
  4. Stock Move: Produk, yaitu untuk mendata berapa jumlah produk didalam gudang. yang ingin diketahui. b. Picking Type yaitu apa jenis pengambilan yang akan dikerjakan. c. Quantity yaitu jumlah produk yang tersedia didalam gudang. d. Invoice Control untuk mengetahui apakah produk yang diketahui memiliki faktur-faktur. e. Priority yaitu untuk mengetahui tingkat kepentingan jenis produk yang dibutuhkan termasuk dalam kategori penting, tidak penting dan normal. f. Expected date yaitu untuk menunjukkan waktu pemrosesan. g. Origin data sebagai data pelengkap dimana pengirim pesanan memerlukan menu sebagai berikut: source, source location, referece, dan procurement group. h. Destination sebagai data penerima pesanan dalam melengkapi data tersebut memerlukan menu sebagai berikut: destination location, destination address, dan purchase ordo line.
  5. Run Schedulers: Menu ini berfungsi untuk menghitung berapa jumlah pengadaan produk yang akan dipesan.
  6. Procurement: Procurement yaitu pengadaan yang mewakili berapa jumlah kebutuhan kuantitas tertentu dari produk, pada waktu tertentu, dan di lokasi tertentu. Pada menu ini kita akan mengetahui berapa stok barang yang akan dipesan digudang, jumlah produk yang tersedia, letak lokasi gudang, serta deskripsi barang yang akan dipesan
  7. Warehouse: pemilik perusahaan dapat mengisi nama perusahaan, nama gudang serta alamat gudang perusahaan.
  8. Locations: bertujuan untuk memberitahukan informasi tambahan lokasi gudang serta kriteria yang lebih spesifik yang berhubungan dengan gudang.
  9. Types of Operation: 1.Picking Type Name adalah input nama pekerjaan 2.Type of Operation adalah nama pekerjaan yang telah di input akan ditujukan untuk siapa, misalnya customer atau supplier 3.Warehouse adalah nama gudang yang akan dituju 4.Location adalah letak lokasi yang akan digunakan.
  10. Reordering rules: memudahkan kita menentukan kebijakan stok, jadi Odoo dengan otomatis membuat draft pesanan manufaktur maupun melakukan penawaran kembali sesuai denga stock level. Jika stok produk berada berkurang dibawah minimum, maka Odoo akan meregenerasi request pemberian agar mencapai kembali stok maksimum.


Video tutorial penggunaan Modul Warehouse dapat dilihat pada link berikut:


Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar