Kamis, 24 November 2016

#UPERP8T08 Modul Warehouse PT Teratai Jaya

Hallo.
Akhirnya menulis lagi setelah beberapa minggu ini bebas dari tugas ERP. Dan sepertinya ini akan menjadi tugas terakhir di mata kuliah ERP.

Berikut powerpoint mengenai Modul Warehouse




Selasa, 08 November 2016

#UPERP8T07B Mengakses Odoo Menggunakan Droplet

Haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. I'm backkkkkkk!
Setelah berhasil membuat droplet, saatnya kita mengakses Odoo menggunakan droplet. Jadi kita bisa mengakses odoo pada database yang sama, siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Untuk Odoo-nya sendiri sebenernya harus kita install dulu kedalam droplet kita. Namun proses tersebut telah dilakukan oleh Dosen saya.

Pertama, ketikkan IP Address dropletmu, dan tambahkan ":8069" untuk mengakses Odoo


Lalu, login database yang telah dibuat.


Tampilan modul warehouse



#UPERP8T07A Membuat Account Digital Ocean

Hallo semuanya :))

Dipostingan sebelumnya saya telah membahas mengenai Digital Ocean. Nah sekarang saatnya saya mencoba membuat account di Digital Ocean. Caranya mudah kok. Kita hanya perlu kunjungi webnya https://www.digitalocean.com/ dan lalu Sign Up.

Namun, dosen saya Pak Agung, menyarankan kami untuk melakukan Sign Up melalui link yang beliau berikan https://m.do.co/c/27367023a576 agar mendapatkan free 10USD. Pada saat proses registrasi, masukkan coupon code yang sudah dishare di Slack.


1. Kunjungi website diatas. Lalu "create account" 


2. Setelah itu akan muncul confirm email


3. Cek email kalian, lalu klik link yang diberikan


4. Lengkapi formulir tersebut dan jangan lupa masukkan Promo Code





5.  Selanjutnya untuk membuat '"Droplet", kami meminta bantuan Dosen kami. Namun jika kamu ingin mencobanya sendiri, saya telah memposting step nya dipostingan saya sebelumnya >> Digital Ocean


SELAMAT MENCOBA :)


Kamis, 03 November 2016

#UPERP8T06C Review Modul Warehouse

Hallo semua :)



Pada postingan kali ini saya akan mereview mengenai salah satu link yang berhubungan dengan Modul Warehouse Management.
Link: http://sumaiyafaridi.blogspot.co.id/2014/07/odoo-wms-warehouse-management-system.html

Beberapa fitur yang terdapat pada Modul Warehouse:
  1. All operation:  menujukkan semua aliran kegiatan yang terjadi di dalam gudang. Menunjukkan rantai pasokan dimana barang yang ada di warehouse kemudian berpindah dimulai dari barang diterima, barang disimpan, hingga barang dikirim.
  2. Current inventory Valuation: menampilkan berap jumlah barang beserta nilai persediaan (harga satuan barang dikali jumlah barang).
  3. Inventory Adjustment: berisi lembar untuk mencatat jumlah persediaan agar bisa di awasi kebenaraannya, yaitu apakah pencatatan sudah sesuai seperti yang ada di dalam catatan manual.
  4. Stock Move: Produk, yaitu untuk mendata berapa jumlah produk didalam gudang. yang ingin diketahui. b. Picking Type yaitu apa jenis pengambilan yang akan dikerjakan. c. Quantity yaitu jumlah produk yang tersedia didalam gudang. d. Invoice Control untuk mengetahui apakah produk yang diketahui memiliki faktur-faktur. e. Priority yaitu untuk mengetahui tingkat kepentingan jenis produk yang dibutuhkan termasuk dalam kategori penting, tidak penting dan normal. f. Expected date yaitu untuk menunjukkan waktu pemrosesan. g. Origin data sebagai data pelengkap dimana pengirim pesanan memerlukan menu sebagai berikut: source, source location, referece, dan procurement group. h. Destination sebagai data penerima pesanan dalam melengkapi data tersebut memerlukan menu sebagai berikut: destination location, destination address, dan purchase ordo line.
  5. Run Schedulers: Menu ini berfungsi untuk menghitung berapa jumlah pengadaan produk yang akan dipesan.
  6. Procurement: Procurement yaitu pengadaan yang mewakili berapa jumlah kebutuhan kuantitas tertentu dari produk, pada waktu tertentu, dan di lokasi tertentu. Pada menu ini kita akan mengetahui berapa stok barang yang akan dipesan digudang, jumlah produk yang tersedia, letak lokasi gudang, serta deskripsi barang yang akan dipesan
  7. Warehouse: pemilik perusahaan dapat mengisi nama perusahaan, nama gudang serta alamat gudang perusahaan.
  8. Locations: bertujuan untuk memberitahukan informasi tambahan lokasi gudang serta kriteria yang lebih spesifik yang berhubungan dengan gudang.
  9. Types of Operation: 1.Picking Type Name adalah input nama pekerjaan 2.Type of Operation adalah nama pekerjaan yang telah di input akan ditujukan untuk siapa, misalnya customer atau supplier 3.Warehouse adalah nama gudang yang akan dituju 4.Location adalah letak lokasi yang akan digunakan.
  10. Reordering rules: memudahkan kita menentukan kebijakan stok, jadi Odoo dengan otomatis membuat draft pesanan manufaktur maupun melakukan penawaran kembali sesuai denga stock level. Jika stok produk berada berkurang dibawah minimum, maka Odoo akan meregenerasi request pemberian agar mencapai kembali stok maksimum.


Video tutorial penggunaan Modul Warehouse dapat dilihat pada link berikut:


Semoga bermanfaat :)

#UPERP8T06B Review Kegunaan Manage Properties of Product pada Odoo

Hallo semua :)



Manage Properties of Product merupakan salah satu bagian dari grup Technical Setting. Manage properties of product tersebut akan digunakan pada modul manufacturing, dimana member dari grup akan mendapatkan akses pada tiga menu manufacturing tambahan, yaitu:


  • Manufacturing/Configuration/Bill of Material. 
Bills of Material memungkinkan Anda untuk menentukan daftar bahan baku yang diperlukan digunakan untuk membuat produk jadi; melalui manufacturing order atau paket produk. Odoo menggunakan BOMS ini untuk secara otomatis mengusulkan pesanan manufaktur sesuai dengan kebutuhan pengadaan.

  • Manufacturing/Configuration/Properties


  • Manufacturing/Configuration/Property Group
Pada menu ini, kita dapat menentukan property group tertentu yang dapat dimasukkan pada BOM. Properties memugkinkan Odoo untuk memilih BOM yang benar sesuai dengan properties yang dipilih pada sales order oleh penjual. Misalnya, pada property group "warranty", anda mempunyai 2 properties: garansi 1 tahun, garansi 3 tahun. Nah Odoo akan menjadwalkan produksi dengan BOM yang sesuai dengan properties yang dipilih tersebut.



#UPERP8T06A Review Tentang Digital Ocean

Hallo semua :)
Kali ini saya ingin mereview sedikit mengenai Digital Ocean.



Sebenarnya banyak sekali penyedia hosting VPS baik dengan nama Cloud Hosting, Cloud VPS dan semacamnya. Beberapa nama besar didalam bidang VPS adalah Linode, Rackspace, Ramnode atau raksasa Amazon Web Services. Kali ini saya memperkenalkan pemain baru dalam bidang VPS bernama Digital Ocean yang bisa menjadi alternatif pesaingnya yang memasang harga lebih mahal.

Apa itu Digital Ocean?

DigitalOcean, Inc. adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur web server yang menyediakan layanan Virtual Private Server (VPS). Bermarkas di kota New York dan didirikan pada tahun 2011. DigitalOcean, Inc memiliki produk cloud VPS murah dan sangat populer yang memiliki data center di beberapa negara seperti Amerika, Kanada, Netherlands, dan termasuk di Singapura yang juga dinamakan dengan DigitalOcean (DO).

Digital Ocean menawarkan VPS dengan teknologi KVM (Kernel-based Virtual Machine) yang lebih baik dari OpenVZ (Open Virtuozzo) dalam manajemen VM (Virtual Machine). Kapasitas penyimpanan yang lumayan besar minimal 20 GigaByte dengan menggunakan teknologi SSD (Solid State Disk) bukan Harddisk biasa lagi – jadi kecepatan akses I/O-nya bisa mencapai hitungan GigaByte. RAM yang diberikan untuk paket VPS anda adalah minimal 512 MB juga bandwidth yang diberikan sebesar 1 TeraByte per bulan. Digital ocean juga memiliki fitur Droplet. Droplet yaitu sebutan untuk sebuah VPS yang telah di setup dengan sistem operasi dan software pendukung. Droplet nya berupa pilihan Image (Sistem Operasi pada DO) atau One Click Apps (Aplikasi Website) kemudian adanya pilihan Size (Kebutuhan server dari pengguna ataupun harga perbulan yang pengguna pilih), Data Center Region untuk Server, lalu ada lagi opsi tambahan seperti Private Networking, Backup, IPv6, dan User Data.
Semua ini bisa kita dapatkan hanya dengan membayar $5 per bulan, kalau dirasa spesifikasi VPS yang ditawarkan kurang maka anda tentu bisa membeli atau upgrade ke paket VPS yang lebih baik. Digital Ocean menghitung biaya yang diperlukan dalam pemakaian VPSnya dalam hitungan per jam. Jadi kalau anda tidak membutuhkan VPSnya lebih baik dihancurkan saja, jangan dimatikan karena anda masih terkena biaya pemakaian.
Lalu, bagaimana cara membuat VPS Digital Ocean?
  1. Masuk situs resmi digitalocean, dan klik sign up untuk mendaftarkan akun kita dengan mengisi form email dan password. 
  2. Cek email anda untuk konfirmasi, jika tidak ada email masuk silahkam cek spam. 
  3. Jika sudah konfirmasi silahkan isi data kartu kredit anda atau dengan menggunakan paypal sebagai metode pembayaran minimal $5 dan maksimal $100 dan klik pay now. 
  4. Lalu masukan email dan password paypal anda. 
  5. Langkah selanjutnya tinggal membuat droplets dengan klik Create Droplets dengan isi nama domain. 
  6. Pada menu region anda busa sesuaikan lokasi yang anda inginkan,  disarankan untuk memilih lokasi Singapura karena lokasi nya paling dekat dengan negara kita. 
  7. Untuk available settings anda bisa ceklist sesuai dengan kebutuhan anda. 
  8. Langkah terakhir klik tombol create droplet dan silahkan anda cek email anda untuk detail IP VPS anda dan Password VPS anda.

Selamat Mencoba :)
Source: http://utekno.com/digital-ocean-virtual-private-server-termudah-dan-terbaik-3588

Jumat, 28 Oktober 2016

#UPERP8UTS05 Modul Add Ons

A. Cara Install Modul Add-Ons (Report Extended Stock)

  • Download file Add-Onsnya. Disini saya mencoba download modul add-ons untuk modul warehouse yaitu Report Extended Stock. Filenya dapat didownload DISINI
  • Extract file yang telah didownload di folder "addons" yang terdapat pada folder install an Odoo.
  • Setelah di extract di folder "add ons", buka "Task Manager", pilih tab "service", cari "odoo-server-8.0, kemudian klik kanan dan restart.

  • Kemudian buka database yang akan diinstall modulnya, localhost:8069
  • Jika sudah berhasil login, klik menu Setting

  • Kemudian klik local module. Pada kolom search hapus semua filter, lalu ketik nama modul yang baru saja diinstall. Jika tidak muncul, silahkan klik update module list pada menu disebelah kiri.
  • Lalu install modul tersebut.

B. Panduan/Cara Menggunakan Modul Add-Ons "Report Extended Stock"

  • Setelah melakukan install Modul, maka database anda akan berbeda dari database yang sebelumnya.
  • Akan muncul menu baru, Delivery Method.

  • Klik Create.

  • Kemudian lengkapi keterangan pada tampilan tersebut. Delivery method, diisi dengan jenis metode pengiriman. Transport company, diisi dengan transportasi yang akan digunakan. Delivery product, jenis produk yang akan dikirim. Dan lengkapi Pricing Information.

  • Lalu buat sequence, yang berisi beberapa aturan mengenai pengiriman produk.



  • Jika sudah maka akan muncul di tampilan, Delivery Pricelist

C. Kegunaan Modul Add-Ons "Report Extended Stock"

Setiap operator (misal UPS) dapat memiliki beberapa metode pengiriman (misal, UPS Express, UPS Standard) dengan seperangkat aturan penetapan harga yang melekat pada masing-masing metode. Delivery method ini memungkinkan untuk secara otomatis menghitung harga pengiriman sesuai dengan pengaturan Anda: berdasarkan sales order maupun invoice.
Selain itu, daftar harga pengiriman juga memungkinkan kita untuk menghitung biaya dan penjualan harga pengiriman sesuai dengan berat produk dan kriteria lainnya. Kita dapat menentukan beberapa daftar harga untuk setiap metode pengiriman, per zona negara atau zona dalam suatu negara yang ditetapkan oleh berbagai kode pos.

D. Perbedaan Sebelum dan Sesudah Modul Add-Ons diinstall

Perbedaannya jika sebelum menginstall Modul Add-Ons harga suatu produk yang terlampir tidak dipengaruhi oleh biaya pengiriman. Namun jika kita telah menginstall Modul Add-Ons kita dapat menghitung secara otomatis harga produk beserta biaya pengirimannya sesuai dengan berbagai jenis metode pengiriman. Modul Add-Ons tersebut data mempermudah kita untuk menentukan metode order yang paling efisien.

E. Database yang Ada Ketika Modul Add-Ons diInstall



#UPERP8UTS04 Melengkapi Database

Salah satu database yang rumpang di modul warehouse adalah Reorder Rules. Saya tela


h membuat tahapan cara pengisinnya pada gitbook. Silahkan kunjungi link dibawah ini:

https://alexrichardo.gitbooks.io/teratai-jaya/content/uperp8uts04-melengkapi_database.html


Berikut screenshoot hasil gitbook saya.


#UPERPUTS03 Ask Your Question in Odoo Indonesia!!

Hallo sahabat,
Di blog blog sebelumnya saya pernah menceritakan mengenai KOIN atau komunitas odoo indonesia. Nah ternyata, di web tersebut kita bisa bertanya mengenai apa saja yang berhubungan dengan Odoo.Kalian bisa bertanya tentang kendala/masalah/ hambatan/ cara memakai modul/ pilihan menu/ fungsi dari sub menu/ cara meng-integrasikan data pada modul/bantuan error dll.

Nah kali ini saya akan mencoba menanyakan kesulitan saya di forum odoo tersebut.



 See you di postingan berikutnya yah. Doain UTS saya dapet A :p

Kamis, 27 Oktober 2016

#UPERP8UTS02B Tahapan Review Alur Bisnis Proses

Untuk melihat tahapan review alur bisnis proses, kalian bisa lihat di board trello Teratai Jaya


Berikut saya tampilkan screenshoot:

  • Tampilan board "Teratai Jaya"


  • Tampilan "To Do"



  • Tampilan "Doing"


  • Tampilan "Done"



#UPERP8UTS02A Review Flowchart Alur Bisnis Proses

Disini saya akan mereview flowchart alur bisnis Teratai Jaya yang telah dibuat di blog Teratai Jaya tahun lalu.

Adapun struktur organisasi SMP Teratai Jaya adalah sebagai berikut


 Pada blog tersebut hanya terdapat alur bisnis proses pada proses admin. Seperti gambar dibawah ini:
Namun untuk modul warehouse sendiri, mungkin gambaran alur proses bisnisnya akan seperti ini



Fyi, untuk membuat flowchart alur bisnis proses, kalian bisa menggunakan Bizagi Modeler. Sebelumnya saya pernah memposting mengenai cara instalasi Bizagi Modeler. Lets try it now :)

#UPERP8UTS01C Proses Review Database di Trello

Sekarang saya membuat tahapan review database menggunakan Trello


Berikut saya tampilkan screenshoot list tahapan yang telah saya buat di trello

  • Tampilan Board Teratai Jaya


  • Modul Warehouse "To Do"

  •  Modul Warehouse "Doing"



  •  Modul Warehouse "Done"

#UPERP8UTS01B Cara Restore Database

Hallo Semua :)

Kali ini saya akan membagi info mengenai step by step untuk me-restore database yang telah dibackup sebelumnya. File yang akan saya restore merupakan database milik PT Teratai Jaya. Download Disini: 

  • Pertama, pastikan anda sudah keluar dari database yang aktif. Jika belum silahkan klik "Administrator" di kanan atas dan klik logout.
  • Masuk ke localhost:8069/web/database/manager. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

  • Lalu klik Restore di menu kiri.
  • Isikan semua data di menu sebelah kanan. Master password diisi "admin", masukkan file zip yang akan direstore, new database name diisi dengan nama file yang direstore dan pilih Mode Backup Restore. Lalu klik Restore di kiri atas.

  • Jika proses restore sudah selesai, klik back to login di pojok kanan atas. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
  • Untuk login database yang telah kita restore, pilih nama database. Kemudian masukkan email "admin" dan password "admin" dan klik login.
  • Maka tampilan database yang telah kita restore akan seperti ini

SELESAI!
Semoga bermanfaat :)